Welcome to My Blog.... :)

Sabtu, 05 Januari 2013

Fungsi ikon pada tab microsoft excel

Tampilan Microsoft Excel 2007


TAB HOME
Microsoft Office Excel 2010 mengenal istilah Ribbon dalam menampilkan menu tool di bagian atas jendela aplikasi tersebut. Ribbon merupakan standar baru dari Microsoft dalam menampilkan menu perintah. Sejak 2009 yang lalu perusahaan bikinan Bill Gates tersebut rupanya telah mewajibkan produknya untuk menampilkan “wajah” Ribbon sebagai area menampilkan menu.
Ribbon pada jendela Excel 2010 menampilkan tab name, seperti tab File, Insert, Page Layout, dll. Di samping itu, Ribbon juga berfungsi untuk menampilkan grup menu yang terdapat di setiap tab yang sedang aktif. Sedangkan grup terdiri dari kumpulan menu icon yang memiliki kesamaan fungsi.
Secara default, tab Home terdiri dari 7 grup menu: (1) Clipboard, (2) Font, (3) Alignment, (4) Number, (5) Styles, (6 ) Cell, dan (7) Editing.


Fungsi Icon Group Clipboard
Secara umum, icon-icon yang terdapat di Group Clipoard digunakan untuk menangani segala hal yang berkaitan dengan masalah tempel-menempel objek dan teks, terdiri dari menu Paste, Cut, Copy, dan Format Painter
1. Paste
Paste, merupakan menu icon yang digunakan untuk menempelkan objek atau teks yang telah di-cut atau di-copy. Disini user juga diberi kesempatan untuk memilih tempelan secara spesifik dengan mengakses panah ke bawah di menu ini. Tak jarang objek atau teks yang di-copy dari bagian tertentu sudah berisi atribut pemformatan, seperti penebalan huruf, jenis huruf, dll. Dengan mengakses Down Arrow di menu Paste, user berpeluang untuk memilih kriteria tertentu dari clip yang akan di-paste di cell terpilih. bila user mem-Paste, maka segala atribut pemformatan tadi akan ikut ter-paste juga. Bila formatnya tidak sesuai, terjadilah apa yang disebut “perbedaan tak disengaja”. Yang satu berjenis huruf Arial Black, yang lain Calibri, ada yang gemuk, ada pula bagian dengan format huruf “keseringan diet” alias kurus. Disini lembar kerja tak lagi berisi data terstruktur, malah menjadi bagian yang berantakan dari segi pemformatan. Tentu user perlu menyeleksi semua bagian yang diingin, kemudian mengatur ulang pemformatan. Bolak-balik yang melelahkan. Tentu tidak demikian bila user melakukan prosedur Paste dengan memanfaatkan fitur Paste Special di down arrow menu Paste tersebut.
2. Cut
Icon berlogo “gunting penyukur kumis” tersebut digunakan untuk memindahkan data atau objek terpilih ke daerah lain dengan bantuan perintah Paste. User perlu menyeleksi sel tertentu yang terisi data, kemudian klik icon gunting tersebut, aktifkan sel yang diingin, dan akhiri dengan perintah paste.
3. Copy
Copy digunakan untuk menyalin data tertentu yang diakhiri dengan perintah Paste. Berbeda dengan Cut yang bekerja dengan cara menghilangkan data asal dan menempelkannya di tempat lain, Copy hanya menggandakannya, kemudian hasil penggandaannya akan ditempelkan di tempat lain dengan bantuan Paste. Penggunaan perintah Copy cukup mudah: seleksi data diinginkan, klik Copy, aktifkan sel dimaksud, dan klik Paste.
4. Format Painter
Perintah berkarakter “kuas cat” ini digunakan untuk meniru suatu pemformatan kemudian menerapkannya ke dalam data terpilih lain. Pemformatan yang dimaksud meliputi jenis huruf, ukuran huruf, bold, italic, warna huruf, bahkan warna latar suatu sel. Pemformatan sejenis ini dapat ditiru dari suatu data, kemudian diaplikasikan di data lain. Ini sangat berguna, terutama saat sederet data dipaksa untuk mengikuti format kelompok data daerah lain. Penggunaannya cukup mudah. Misal, data yang telah diformat sedemikian rupa terdapat di sel A1 dan data tidak berformat berada di C1. Maka aktifkan sel A1, klik icon Format Painter, kemudian klik sel C1 yang ingin dikasih pemformatan persis seperti di A1 tadi. Selanjutnya, semua pemformatan di A1 akan terkloning ke C1 tersebut.
Fungsi Icon pada Group Font
Menu icon di group Font digunakan untuk pemformatan seputar huruf atau karakter data dan sel. Menu perintah di group ini terdapat 10 icon: (1) Font, (2) Font Size, (3) Increase Font Size, (4) Decrease Font Size, (5) Bold, (6 ) Italic, (7) Underline, (8) Border, (9) Fill Color, dan (10) Font Color.
1. Font
Font digunakan untuk mengubah jenis huruf dari data yang terseleksi. Penggunannya mudah sekali. Seleksi data yang diinginkan, klik menu Font, lalu pilih salah satu jenis huruf yang tersedia di pulldown menu tersebut. User dapat mengatur jenis huruf beberapa sel secara kolektif. Caranya, seleksi beberapa sel terisi data, klik menu Font, kemudian pilih salah satu jenis huruf yang tersedia.
2. Font Size
Icon perintah ini digunakan untuk mengatur ukuran huruf atau karakter dari data terpilih. Penggunaannya, klik sel terisi data, klik ujung panah di samping kotak tersebut, pilih ukuran huruf yang tersedia. Bila ingin kustomisasi, blok angka dalam kotak dan ketik angka yang diinginkan, Misalnya 20 bila menghendaki ukuran huruf yang demikian.
3. Increase Font
Perintah ini digunakan untuk memperbesar ukuran huruf secara bertahap. Cara pengnaannya, aktifkan sel yang diinginkan, kemudian klik icon ini berulang kali. Maka ukuran huruf akan membesar secara bertahap. Berbeda dengan Font Size. Icon ini lebih praktis bila user ingin mencari ukuran huruf yang cocok dengan selera. cukup meng-klik berkali-kali, ukuran huruf semakin membesar. Dengan menggunakan keyboard, user perlu menekan kunci “Ctrl+}” secara bersamaan.
4. Decrease Font
Decrease Font digunakan untuk memperkecil ukuran huruf secara bertahap. Aktifkan sel yang diinginkan, klik icon ini berkali-kali untuk memperkecil ukuran huruf secara bertahap. Bila menggunakan keyboard, tekan kunci “Ctrl+{“ secara bersamaan.
5. Bold
Icon ini berguna untuk menebalkan huruf atau karakter. Aktifkan sel dimaksud, kemudian klik icon ini. Demikian pula saat user ingin merampingkan huruf yang sudah digemukkan tadi. Aktifkan sel dimaksud, klik lagi icon ini, maka data terpilih menjadi ramping kembali seperti sediakala.
6. Italic
Digunakan untuk memiringkan data terpilih. Aktifkan sel dimaksud, klik icon ini, maka data dalam sel tadi menjadi reot ke kanan. Demikian pula sebaliknya. Aktifkan data yang sudah italik, klik icon ini, maka karakter yang reot tadi akan kembali seperti semula.
7. Underline
Perintah ini digunakan untuk memberi tanda garis bawah pada setiap data terpilih. Aktifkan sel yang diinginkan, klik icon ini, kemudian data terpilih akan bergarisbawah. Demikian pula saat user ingin menghilangkan tanda garis bawah. Aktifkan sel dimaksud, klik lagi icon Underline ini, maka data terpilih tadi akan kembali ke format asali.
8. Border
Icon Border digunakan untuk mengatur garis tepi dari sel terpilih. Lembar kerja MS Excel memang tampil dengan bentuk tabulasi alias berkotak-kotak. Namun garis kotak tersebut tidak akan ikut tercetak andai nantinya di-print out ke media kertas. Bila user menginginkan agar hasil print out dalam bentuk tabulasi, maka aktifkan seluruh sel dimaksud, klik panah ke bawah di icon tersebut, lalu pilih perintah All Border, maka urusan bakal kelar.
9. Fill Color
Digunakan untuk mengatur warna shading data dalam sel terpilih. Ini khusus bagi user yang ingin menerapkan warna pada sel tertentu atau kelompok sel yang disebut Range. Aktifkan sel yang diinginkan, klik panah ke bawah di icon Fill Color tersebut, dan pilih warna yang diinginkan. Maka warna yang dipilih tadi akan diterapkan pada sel yang terblok. Demikian pula saat user ingin memusnahkan warna dari dalam sel. Aktifkan sel dimaksud, masuk ke menu Fill Color tersebut, kemudian pilih No Fill Color di pulldown yang tersedia.
10. Font Color
Digunakan untuk mengatur warna huruf. Aktifkan sel yang diinginkan, klik panah di samping icon Font Color tadi, kemudian pilih salah satu warna yang tersedia. Bila ingin warna lainnya, pilih More Color… lalu pilih lagi warna huruf yang dikehendaki.
Fungsi Icon di Group Alignment
Icon perintah di group Alignment digunakan untuk mengatur format paragraf data sel. Perintah-perintah yang terdapat di group ini ada 12 icon: (1) Top Align, (2) Middle Align, (3) Bottom Align, (4) Orientations, (5) Text Directions, (6) Align Text Left, (7) Center, (8) Align Text Right, (9) Decrease Indent,(10) Increase Indent, (11) Wrap Text, dan (12) Merge & Center.
  1. Top Align: Digunakan untuk menjadikan data sel menepi ke bagian atas sel. Aktifkan sel yang diinginkan, klik icon ini, maka data dala sel akan menepi ke bagian atas sel.
  2. Middle Align: Digunakan untuk menjadikan teks berada di tengah-atas sel.
  3. Bottom Align: Digunakan untuk menjadikan teks menepi ke bagian bawah sel.
  4. Orientations: Digunakan untuk mengatur arah dan posisi data dalam sel. Dengan menu ini user bisa menjadikan baris teks vertikal, horizontal, dsb.
  5. Text Directions: Digunakan untuk mengatur arah teks. Dengan perintah ini user bisa menjadikan teks berjalan dari kanan ke kiri dan sebaliknya. Dalam hal ini user perlu memilih perintah Left-to-Right untuk format Latin, atau Right-to-Left untuk format Arab. Bila user memilih perintah Context, berarti arah teks akan mengikuti sistem sesuai dengan bahasa penulisan yang digunakan. Kalau Arab berjalan dari kanan ke kiri, Bila Latin berjalan dari kiri ke kanan.
  6. Align Text Left: Digunakan untuk menjadikan teks rata kiri.
  7. Center: Digunakan untuk menjadikan teks rata tengah/
  8. Align Text Right: Digunakan untuk menjadikan teks rata kanan.
  9. Decrease Indent: Digunakan untuk menarik batas kiri teks ke sebelah kiri.
  10. Increase Indent: Digunakan untuk menarik batas kiri teks ke sebelah kanan.
  11. Wrap Text: Digunakan untuk mengatur distribusi teks. Dengan perintah ini user mendistribusikan teks ke bawah dengan cara, sel akan melebar otomatis bila batas sel kanan-kiri sudah penuh. User juga dapat mengatur distribusi teks sebagaimana pengaturan yang asali, dimana teks akan berjalan ke samping jika sel sudah tidak dapat menampungnya.
  12. Merge & Center: Digunakan untuk menggabung beberapa sel terpilih dan meletakkan teks di dalamnya di bagian tengah sel.
Icon Perintah di Group Number
Semua icon perintah yang terdapat di group Number digunakan untuk mengatur data nomor dalam suatu sel. Group Number terdiri dari: (1) Number Format, (2) Accounting Number Format, (3) Percent Style, (4) Comma Style, (5) Increase Decimal, dan (6) Decrease Decimal.
  1. Number Format, digunakan untuk mengatur format tertentu pada data jenis numerik yang terdapat dalam sel. Disini user dapat memilih opsi format data numeruk sesuai kebutuhan. Ada format Percentage untuk format persentase, dengan format jenis ini user dapat langsung menampilkan nilai persentase suatu data numerik tanpa perlu memasukkan rumus tertentu ke dalam sel.
  2. Accounting, digunakan untuk mengatur format harga sesuai dengan spesifikasi mata uang. Dengan format ini user tidak perlu sibuk lagi mengetik Rp (untuk rupiah). Seleksi daerah sel tertentu, lalu pilih salah satu opsi mata uang tertentu disini. Maka sel yang dipilih tadi akan menampilkan secara otomatis karakter mata uang.
  3. Percent Style, digunakan untuk memformat suatu data numerik dengan gaya persentase, nilai persentase akan muncul secara otomatis pada sel yang telah diformat.
  4. Comma Style, digunakan untuk menampilkan angka desimal sebagai angka bulat.
  5. Increase Decimal, digunakan untuk menambah jumlah digit setelah koma dalam bilangan angka desimal. Misal, 1200 –> 1200,0 –> 1200,00 dan seterusnya.
  6. Decrease Decimal, digunakan untuk mengurangi jumlah digit setelah koma dalam angka desimal. Ini berfungsi kebalikan dari Increase Decimal. Bila dalam satu range terdiri dari angka desimal dengan separasi yang berbeda, user dapat menyeragamkannya dengan perintah ini. Misal, {3,9}{3,5}{8,12} maka setelah di-Increase Decimal akan menjadi {3,90}{3,50}{8,12} sehingga separasi desimal menjadi sepadan.
Icon Perintah di Group Styles
Perintah-perintah di group Styles digunakan untuk pemformatan sel. Dalam group ini terdapat 3 menu utama: (1) Conditional Formatting, (2) Format as Table, dan (3) Cell Styles.
1. Conditional Formatting
Menu Conditional Formatting, digunakan untuk memformat sel sebagai diagram dari data yang terdapa di dalam sel tersebut. User dapat memvisualisasikan data dala sel secara langsung di sel yang bersangkutan. Jadilah visualisasi sederhana dari dari data dalam sel. User dipersilahkan memilih jenis visualisasi data yang diinginkan. Blok range data, klik Conditional Formatting ini, maka kondisi data akan tervisualisasikan di dalam sel itu sendiri.
2. Format as Table
Dengan menu ini user dapat memformat sel sebagai tabel dengan segala tema dan warna yang spektakuler, namun tetap memberikan kesan estetika formal, sebagai ciri khas officer, tidak norak, sederhana, simpel, dan yang penting, nilai artistik akan terbentuk.
3. Cell Styles
Menu ini berfungsi untuk memformat suatu setiap sel sesuai sesuai dengan kondisi dan klasifikasinya. Dengan nemu opsi ini user mendesain lembar kerja dengan sel yang terklasifikasi dengan menggunakan warna sebagai kode hierarki. Setiap warna dapat menjelaskan berbagai kondisi dan status dari tiap. sel. Bila menu Conditional Formatting bertugas untuk tujuan visualisasi data number saja di dalam sel, maka Cell Styles ini bertugas untuk men-setting sel tanpa melihat, apakah data number atau karakter. Sehingga user dapat memberikan klasifikasi sel dengan warna tertentu. Lagi-lagi user ditawari sebuah solusi untuk memberikan kesan bahwa ia bukanlah officer yang monoton, Kesan artistik dan estetik bisa didapat disini, tentunya prosedur yang ditawarkan disini sesuai dengan misi Microsoft sebagai aplikasi yang menitikberatkan efisiensi waktu bagi para user-nya.
Icon Perintah di Group Cells
Menu parintah di group Cells ini digunakan untuk melakukan properti seputar sel yang terdapat di lembar kerja Excel. Dalam group ini terdapat 3 icon perintah: (1) Insert, (2) Delete, (3) Format.
  1. Insert, digunakan untuk menyisipkan kolom atau baris sel di tengah-tengah sel yang sudah terisi data. Ini sangat berguna bagi user yang merasa perlu menambahkan barisan sel atau kolom lagi di tengah data yang telah berjejer.
  2. Detele, dugunakan untuk menghapus baris sel maupun kolom aktif. Ini sangat berguna saat user merasa perlu menghapus barisan kolom maupun range data lainnya di tengah lembar kerja. Bila dalam masalah ini user menggunakan tombol Delete di keybord, maka yang akan terhapus hanya data dalam sel saja, sementara selnya tidak ikut terhapus. Dengan perintah Delete disini maka yang terhapus data dan sel terpilih secara bersamaan.
  3. Format, digunakan untuk melakukan properti seputar sel dan kolom yang sedang terpilih. Dengan perintah ini user memungkinkan untuk mengatur lebar sel maupun lebar kolom yang terseleksi. Suatu kasus yang terjadi, misalnya sel sudah tidak dapat lagi menampung karakter yang ukurannya lebih besar dibanding ukuran sel tersebut. Persis seperti “gajah masuk kandang kambing.” atau “baju bayi dipakai dewasa bertubuh tambun.” Agar tidak seperti itu maka user perlu melakukan setting lebar kolom maupun sel.

Fungsi Icon perintah di Group Tables

Icon perintah di group Tables digunakan untuk menyisipkan objek abulasi maupun pivot.

1. Pivot Table

Pivot Table digunakan untuk menyisipkan lembar kerja baru yang berisi ringkasan dari kolom dan baris dari lembar kerj aktif.
Disini terdapat dua icon perintah Pivot Table sendiri dan Pivot Chart. Pivot Table digunakan untuk menyisiipkan lembar kerja baru yang berisi ringkasan dari kolom dan baris. Perintah ini digunakan untuk mengkompilasi atau mengelompokkan data sesuai dengan field atau judul tabel di alamat kolom atau di baris sel. Saat suatu field terdiri dari 100 sel, ini tidak mungkin dapat dijejal tampilannya di layar monitor. Layar monitor umumnya hanya mampu menampilkan maksimal 35 sel ke bawah. Bila user memaksa untuk men-zoom out hingga 50% maka tampilan data tidak dapat dilihat dengan jelas. Dengan perintah ini sejumlah baris sel akan dikelompokkan berdasarkan field-nya. Saat user ingin melihat isi field tersebut, user hanya perlu mengklik suatu field yang dimaksud, maka konten dari field tersebut bisa dilihat.
Sedangkan Pivot Chart digunakan untuk menyisipkan lembar kerja baru dalam bentuk diagram atau indeks berdasarkan lembar kerja aktif. Suatu sajian data kadang perlu untuk divisualisasikan dalam bentuk diagram atau indeks agar data dimaksud bisa dengan mudah dibaca banyak-sedikitnya, atau bahkan naik turunnya suatu data. Meskipun iccon perintah tersebut bisa mengonversi data ke dalam bentuk diagram atau indeks, namun user tidak perlu khawatir bahwa ia akan kehilangan data awalnya. Data awal tetap utuh, selama tidak dimakan kucing (he he he). Sajian data tersebut langsung berupa sisipan lembar kerja baru.

2. Table

Perintah ini digunakan untuk menyisipkan tabulasi dari data terpilih sehingga data tersebut menjadi lebih mudah untuk disortir atau disaring dengan menggunakan kriteria tertentu. Seperti pada umumnya, data yang terdapat dalam sel standar mungkin sulit untuk disortir dengan sistem (A-Z) atau sebaliknya. Bahkan mungkin menjadi sulit untuk di-filter atau disaring, bila sudah terdiri dari data berbagai data yang kompleks. Padahal user ingin mengurutkan data dari yang terbesar ke yang terkecil atau sebaliknya. Dengan icon perintah Table ini user dapat mengkonversi data dalam sejumlah sel ke dalam bentuk tabulasi sehingga mudah untuk dilakukan pengurutan, penyrtiran, dan penyaringan data sesuai dengan kriteria tertentu. Dengan perintah ini pula, user akan merasakan suasana, persis seperti layaknya di Microsoft Access.

Fungsi icon Perintah di Group Illustrations

sesuai dengan namanya, group Illustrations berisi sekumpulan perintah yang digunakan untuk menyisipkan berbagai objek ilustrasi atau gambaran ke dalam suatu lembar kerja.

1. Picture :

Digunakan untuk menyisipkan objek gambar ke dalam lembar kerja aktif. Dengan ini user akan mungkin untuk membubuhkan foto atau gambar yang mungkin sebagai ilustrasi atau sebagai elemen pemanis agar tampilan suatu lembar kerja menjadi semakin mempesona.

2. Clip Art:

Digunakan untuk menyisipkan gambar sederhana yang lebih mirip dengan gambar vektor yang digunakan sebagai ilustrasi ke dalam suatu lembar kerja. Pada bagian ini Excel memberi peluang bagi user untuk memilih gambar sederhana bawaan instalasi Excel atau bahkan user dapat mengunduhnua sendiri dari internet.

3. Shapes :

Digunakan untuk menyisipkan objek geometris, seperti segi tiga, segi empat, dan lain-lain, ke dalam lembar kerja yang sedang diaktifkan. Pada bagian ini user berpeluang untuk melengkapi ilustrasi dengan objek geometris yang diinginkan. Disini berbagai jenis objek mungkin sudah memiliki bentuk, meskipun sebenarnya user masih diberi peluang untuk membuat objek geometris yang disukainya.

4. SmartArt:

Digunakan untuk menyisipkan objek dengan sistem yang lebih mengarah pada sistem hierarkis, dimana bentuk yang tersedia di menu ini kebanyakan sudah memiliki bentuk dan telah memiliki bagian di bawahnya atau di sebelahnya. User hanya perlu mengisi bagian per bagian, dan sebagian pengaturan objek dan teks di dalamnya akan berlaku secara otomatis.

5. Screenshot :

Digunakan untuk menyisipkan objek gambar dengan terlebih dahulu menangkap area tertentu di layar monitor. Penggunaannya cukup simpel, klik con ini, drag area tertentu di layar, dan hasilnya akan tersisipkan secara otomatis ke dalam lembar kerja.
Tab Page Layout
           
                Themes
Theme
Mengubah tema tampilan excel
Color
Mengubah warna tema
Font
Mengubah jenis font tema
Effect
Mengubah efek tema
                Page Setup
Margin
Mengubah margin halaman
Orientation
Mengubah orientasi halaman
Size
Mengubah ukuran kertas
Print Area
Menentukan area tertentu untuk proses cetak
Breaks
Menentukan pemisah halaman
Background
Menentukan gambar untuk latar
Print Title
Menentukan baris atau kolom yang dicetak pada setiap halaman
                Scale to Fit
Width
Menentukan lebar hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
Height
Menentukan tinggi hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
Scale
Memperbesar atau memperkecil hasil cetak sesuai
persentase Ukuran
                Sheet Option
Gridlines
Mengatur tampilan garis grid di layar dan di hasil cetakan
Heading
Mengatur tampilan header di layar dan di hasil cetakan
Arrange
Bring to Front
Objek ke depan
Send to Back
Objek ke belakang
Selection Pane
Memperlihatkan panel seleksi objek
Align
Meluruskan objek
Group
Mengelompokkan objek
Rotate
Melakukan rotasi objek
Tab Formula
Function Library
Insert Function
Memasukkan fungsi formula
Autosum
Melakukan penghitungan cepat
Recently Used
Memasukkan fungsi yang pernah digunakan
Financial
Memasukkan fungsi keuangan
Logical
Memasukkan fungsi logik
Text
Memasukkan fungsi teks
Date & Time
Memasukkan fungsi waktu
Lookup & Reference
Memasukkan fungsi lookup dan referensi
More Function
Memasukkan fungsi lainnya
                       Defined Name
Name Manager
Membuat, mengubah, dan mencari nama yang digunakan
dalam workbook
Define Name
Memberikan nama bagi sel
Use in Formula
Memilih nama yang digunakan pada workbook dan
menggunakannya pada formula
Create From Selection
Membuat nama sel secara otomatis
                       Formula Auditing
Trace Precedent
Memperlihatkan panah pada sel lain yang memengaruhi nilaisel ini
Trace Dependent
Memperlihatkan panah pada sel lain yang dipengaruhi nilaisel ini
Remove Arrows
Menghilangkan panas yang dibuat oleh tracer
Show Formulas
Memperlihatkan formula setiap sel
Error Checking
Memeriksa formula yang salah
Evaluate Formula
Memperlihatkan kotak dialog evaluasi formula
Watch Window
Mengawasi nilai beberapa sel saat dilakukan perubahan
pada lembar kerja
                       Calculation
Calculation
Menentukan kapan kalkulasi dilakukan
Calculate Now
Melakukan kalkuasi semua workbook sekarang
Calculate Sheet
Melakukan kalkulasi sheet sekarang
Tab Data
 Get External Data
From Access
Memasukkan data dariMS Access
From Web
Memasukkan data dari web
From Text
Memasukkan data dari teks
From Other Sources
Memasukkan data dari sumber lain
Existing Connection
Memasukkan data dari sumber yang pernah digunakan
                       Connections
Refresh All
Menyegarkan kembali data yang diambil dari sumber
Connection
Memperlihatkan semua koneksi data pada workbook
Properties
Melakukan spesifikasi koneksi data pada workbook
Edit Link
Mengatur koneksi data dari file lain
                       Sort & Filter
Sort A to Z
Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar
Sort Z to A
Mengurutkan data dari yang terbesar ke terkecil
Sort
Memunculkan kotak dialog pengurutan
Filter
Melakukan penyaringan terhadap sel
Clear
Menghapus penyaringan pada sel
Reapply
Melakukan kembali penyaringan
Advanced
Melakukan penyaringan spesifik
                       Data Tools
Text to Coloumn
Memisahkan isi sel menjadi beberapa kolom
Remove Duplicates
Menghilangkan baris terduplikasi
Data Validation
Mencegah data yang tidak valid masuk ke sel
Consolidation
Menyatukan nilai beberapa range ke dalam satu range
What-If Analysis
Mencoba beberapa nilai pada formula
                       Outline
Group
Mengelompokkan baris sel sehingga mereka dapat
memendekdan memanjang
Ungroup
Memisahkan sel yang mengelompok
Subtotal
Menghitung total beberapa baris data yang berhubungan
Tab Review
                      
                       Proofing
Spelling
Memeriksa ejaan teks
Research
Membuka panel penelitian referensi
Thesaurus
Saran kata yang sepadan
Translate
Menerjemahkan kata ke bahasa lain
                       Comments
Comment
Memasukkan komentar baru
Delete
Menghapus komentar
Previous
Memperlihatkan komentar sebelumnya
Next
Memperlihatkan komentar selanjutnya
Show/Hide Comment
Memperlihatkan atau menyembunyikan komentar
Show All Comments
Perlihatkan semua komentar
Show Ink
Memperlihatkan keterangan tinta pada lembar kerja
                       Changes
Protect Sheet
Melindungi lembar kerja
Protect Workbook
Melindungi buku kerja
Share Workbook
Berbagi buku kerja
Protect and Share Workbook
Melindungi dan berbagi buku kerja
Allow Users to Edit Ranges
Memperbolehkan pengguna mengubah data
Track Changes
Menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen
Tab View
                       Workbook Views
Normal
Melihat dokumen secara normal
Page Layout
Melihat dokumen sesuai hasil cetak
Page Break Preview
Melihat tampilan dokumen beserta pemotongan setiaphalaman
Custom Views
Menyimpan seting tampilan dan hasil cetak
Full Screen
Melihat dokumen dalam mode layar penuh
                       Show/Hide
Ruler, Gridlines, Message Bar,
Formula Bar, Heading
Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang pesan,batang
formula, dan heading
                       Zoom
Zoom
Memperbesar tampilan
100%
Besar tampilan 100%
Zoom to Selection
Memperbesar tampilan sesuai bidang seleksi
                       Window
New Window
Membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumenTersebut
Arrange All
Mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
Freeze Pane
Membuat sebagian lembar kerja terlihat dan lainnyaMenggulung
Split
Membagi jendela menjadi beberapa penel yang
memperlihatkanlembar kerja Anda
Hide
Menyembunyikan jendela terseleksi
Unhide
Memunculkan jendela tersembunyi
View Side by Side
Memperlihatkan jendela berdampingan
Synchronous Scrolling
Membuat dua jendela menggulung bersamaan
Reset Window Position
Menset ulang posisi jendela berdampingan
Save Wokspace
Menyimpan pengaturan tampilan jendela sehinggadapat
dibuka kembali dengan tampilan yang sama
Switch Windows
Berganti jendela yang aktif
                       Macros
View Macros
Memperlihatkan macro dokumen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar